Identitas
Buku:
- Kategori : Buku fiksi
- Jenis : Novel romantis
- Pengarang : Dr. Ikram
Abidi
- Ilustrasi : Seorang gadis
- Warna : Hitam keabu-abuan
Aariz Ali adalah
seorang pemuda Pakistan berusia 26 tahun, tampan, kaya, dan terdidik. Dia anak
tunggal sebuah keluarga terhormat. Ayahnya pengusaha terkenal di Karachi. Aariz
rupanya tengah jatuh cinta pada seorang gadis Pakistan yang telah lama tinggal
di London, Komal namanya. Komal memang cantik, pintar, modern dan, sebagaimana
Aariz, ia berasal dari keluarga pengusaha yang kaya pula. Sayangnya, Komal
berasal dari “sekte” alias mazhab yang berbeda dengan keluarga Aariz, terutama
ibunya, menentang keras hubungan mereka. Begitu pula dengan ayah Komal.bahkan
sebenarnya Komal telah dijodohkan dengan orang kepercayaan ayahnya, yang
bernama Sikander Riza. Guna membuktikan sikapnya, Sa'dia (ibunya Aariz) memaksa
Aariz untuk menikahi anak dari saudaranya, yang bernama Zeest. Dia adalah
seorang gadis desa, konservatif, dan menggunakan hijab. performansinya sangat bertolak
belakang dengan Komal. Pernikahan Aariz dan Zeest sangat jauh dari kebahagiaan.
Aariz lebih suka menganggap Zeest perusak kebahagiaannya, daripada istrinya.
Walaupun telah menikah Aariz tetap berhubungan dengan Komal. Zeest tidak pernah
mengeluh. Bahkan dia tampil sebagai teman baik bagi Aariz. Pada suatu hari
kedua orang tua Aariz dibunuh dan Komal meninggalkannya.Stres berat akhirnya
mengantar Aariz ke rumah sakit jiwa. Selama dua tahun ia menjalani rehabilitasi
kejiwaan di sana, sebelum akhirnya ia dinyatakan sembuh total. Setelah
kesembuhan yang menakjubkan itu,
Aariz mulai menyadari bahwa orang yang paling
cocok dan didambakannya adalah Zesst, gadis desa yang dipilihkan ibunya
untuknya. Ia adalah gadis yang tabah, suci, dan siap memberikan cinta sepenuhnya
kepada suaminya. Namun, di manakah Aariz harus mencarinya? Bukankah ia sendiri
yang telah mengusirnya dua tahun yang lalu? Novel ini merupakan terjemahan dari
judul aslinya 'Hijab Waali.' Novel yang sedang gresst di Pakistan. Di awali
dengan tokoh Deeba dan Sheeba, dua kakak-beradik yang menjadi aktor dalam
membuka tabir kehidupan Aariz Ali. Dengan stategi yang disusunnya, akhirnya
Deeba mampu membuat sang penyair muda terkenal (Aariz) yang anti diwawancarai,
menceritakan kisah hidupnya. Kisah hidup yang selama ini dipendam dan hanya
diketahui oleh dirinya. Melalui sosok Deeba-lah, Aariz mampu menceritakan
semuanya. Kisah hidupnya yang diwarnai kesedihan dan 'tragis'. Novel ini sangat
menarik untuk dibaca.
Bahasa yang digunakan ringan dan mudah dimengerti. Namun
tidak meninggalkan gaya puitis dan sastranya. Setiap tokoh memiliki
karakteristik tersendiri. Selain itu novel ini juga mengandung nilai-nilai
keagamaan yang cukup kental. Hal ini diwakili oleh tokoh Aariz yang kembali
kepada Al-Quran, tokoh Zeest yang senantiasa memegang teguh nilai-nilai Islam,
tokoh Paman Maulana yang digambarkan sebagai mediator bagi Aariz, dan tokoh
Deeba yang hijrah kepada Islam. Selain itu masih banyak lagi kejutan-kejutan
yang akan kita temui.

